Kamis, 15 Mei 2014

Hari senin

senyum sumringah bukan pertanda tidak ada apa-apa
yang diam merana bukan pertanda kacau adanya
sandi-sandi tersurat bukan pertanda memang fakta
modus-modus sentilan bukan pertanda cuma iseng suka-suka
Banyak keluhan manusia tentang arti sakit rasa 
Tentang hari senin yang hanya selintas cerita indah 
Bila diingat saat mengenangnya

- Galinawy

Lihat!

lihat...
manusia marah habis badannya
manusia marah habis tenaganya
manusia marah habis uangnya
manusia marah habis harganya
manusia marah memang tak ada habisnya
tapi lihatlah
tanah marah habis dasarnya
langit marah habis atasnya
bumi marah habis isinya
Tuhan marah habis bumi,tanah,langit dan manusianya.

- Galinawy

Sabtu, 10 Mei 2014

Diamkan Kata, Katakan diam

Bukan ingin meniadakan kata
Atas harap indah terlukis nyata
Bak awan berselimut cinta
Dengan bangga pamer warna ceria

Bukan mau membanggakan diam
Atas harap tak kunjung di genggam
Bak awan berubah hitam
Menandakan hati berlumur muram

Diamkan kata untuk harap semua impian Katakan diam untuk harap semua impian
Bukan untuk meniadakan bangga
Ataupun membanggakan yang tiada

Ingatlah diamNya atas kata
Dapat merubah segala kata diamNya
Akan mimpi yang melayang
Atau mengenyahkan impian

- Galinawy


DUNIA DALAM MIMPI

"mimpi adalah kunci untuk kita taklukkan dunia" - sepenggal lirik laskar pelangi

Tanya lah dunia apa yang di inginkannya? Mungkin kamu akan bingung.
Tanyalah dirimu apa yang di inginkan dunia? Mungkin kamu makin bingung.
Tanyalah dirimu apa yang kamu inginkan? Mungkin kamu tambah bingung.
Tiga pertanyaan membingungkan itu dengan lantang mereka sebut mimpi.

Yaa..
mimpi adalah harapan indah yang terajut dan terikat untuk berharap dapat diwujudkan.
berharap memang tak salah, tapi salah siapa jika yang mereka bangga sebut kunci taklukkan dunia tak menaklukkan harapan mereka?
Menyalahkan mimpi? menyalahkan dunia? atau.... menyalahkan yang membuat mimpi untuk dunia?
Tanyakanlah pada mereka yang bangga menyebut itu mimpi. Tanyakan! Tolong Tanyakan.







Jumat, 09 Mei 2014

Kewajiban Surya

Surya menggelinding lamban
Menunggu dewi malam rebahan
Menunggu gemerlipan hilang peradaban
Menunggu penghuni jalan bersinggungan 

Surya mulai bahagia
Melihat Tuannya bersemangat ria
Melihat Tuannya berharap nyata
Melihat Tuannya bergegas segera

Surya mulai pecah
Membuat penikmat marah
Membuat penikmat gerah
Membuat penikmat gundah

Surya akhirnya lelah
Karna tugas berakhir sudah
Karna tau yang penikmat mau
Menikmati senyum pamit surya nan ragu
Meninggalkan jejak hari nan indah paku

- Galinawy

Salah siapa?

Salah siapa?
napas berhembus enyah
nadi berdetak larah
jantung berdegup resah

Salah siapa?
Mata indah menuai gerah
Pandangan tak terarah
Risih hanyut sampai lelah

Salah siapa?
Senyum hanya pasrah
Senyum diam marah
Senyum pun hilang terkunyah

Salah siapa?
Salah siapa?
Salah siapa?

- Galinawy

Kamis, 01 Mei 2014

kayuhan mesin tua

Jejeran cahaya berbaris di tengadah kepala
riuh suara mesin mendengung pecah
tat kala angin lelah berkejar keperaduan
ditemani senyum si raja malam
sang gratis penikmat kesunyian
menjeling tajam iba merasa
pada kayuhan mesin tua
dengan badan yang tlah renta
juga tumpu badan yang tak beralas ria
membawa secuil harapan sang bahagia
tuk menyelesaikan tugas paling utama
menafkahi yang tercinta, keluarganya

- Galinawy