Rabu, 11 Februari 2015
darimu, Ibu.
Dari ungkapan segala pujangga yang menyentuh
segala lukisan yang terindah
segala berlian yang termahal
segala ilmu yang berharga
segala hal yang terbaik
segalanya takkan ternilai darimu, Ibu.
- awal febuari 2015, tertanda: anak manjamu.
Rabu, 15 Oktober 2014
A Never Die Hero
A teacher is a hero
Without a strings attached
They are candles in the dark
We could have an open mind because the strands of a teacher
Our souls can be wide because the advice of a teacher
They are heroes in a world
They are simple and promising calmness
Always be water in the desert
Always be a light in the middle of the night
We all need you
We will not be able to change the world without you
Our kids are poisoned without you
The teacher is a guide
They are a symbol of resurrection
They are a basic for education
Teachers are heroes
Kamis, 24 Juli 2014
Aku bertemu malam
aku bertemu, bertemu lagi dengan semua yang membawa cerita berwarna
bertemu tempat yang selalu jadi sandaran untuk keluh kesahnya
bertemu waktu yang menjadi teman untuk mengantarkan ke ranjang lelahnya
bertemu masa panjang untuk mengenang banyak kejadian yang tak dapat dilupakan
bertemu keadaan yang buat sebagian orang paling menyenangkan
bertemu kamu yang sudah tak tampak dimakan gelapnya angan
ya aku bertemu lagi, bertemu dengan yang mereka sebut malam
bertemu tempat yang selalu jadi sandaran untuk keluh kesahnya
bertemu waktu yang menjadi teman untuk mengantarkan ke ranjang lelahnya
bertemu masa panjang untuk mengenang banyak kejadian yang tak dapat dilupakan
bertemu keadaan yang buat sebagian orang paling menyenangkan
bertemu kamu yang sudah tak tampak dimakan gelapnya angan
ya aku bertemu lagi, bertemu dengan yang mereka sebut malam
Selasa, 22 Juli 2014
LANGIT BERCERITA
malam ini langit punya cerita
di temani pancaran bintang berkilau
juga seperempat bulan kuning kejinggaan
seperti malam biasanya, ia selalu jadi atap semua yang berlindung
juga saksi atas segala fakta yang masih berprasangka
cuma kali ini ia agak berbeda
suhu tubuhnya agak kehangatan
setelah menonton kisah sebuah keluarga di rumah sederhana
penuh tawa ceria
- galinawy
di temani pancaran bintang berkilau
juga seperempat bulan kuning kejinggaan
seperti malam biasanya, ia selalu jadi atap semua yang berlindung
juga saksi atas segala fakta yang masih berprasangka
cuma kali ini ia agak berbeda
suhu tubuhnya agak kehangatan
setelah menonton kisah sebuah keluarga di rumah sederhana
penuh tawa ceria
- galinawy
Senin, 21 Juli 2014
ANALOGI RINDU
Rindu itu otonom, tak patuh pada akal, Bisa menentukan nasibnya sendiri makanya jangan coba berusaha mengakalinya.
Rindu seperti bukti bahwa kekosongan pun bisa mengisi.
Rindu seperti bukti bahwa kekosongan pun bisa mengisi.
Rindu tak bisa mekar di tubuh yang penuh sinisme.
Rindu tak butuh diramalkan dengan quick count. Ia definisi valid itu sendiri, tak butuh metodologi.
Rindu adalah lorong yang menghubungkan akibat ke lain akibat, tapi tak pernah mengantar penempuhnya sampai kepada sebab.
Rindu dan sunyi itu senadi.
Rindu adalah ketika waktu berdaya melampaui bahasa.
Rindu adalah cara paling bebas untuk mengekspresikan bahwa manusia tak bisa benar-benar bebas.
Rindu adalah sarana untuk mengingat keterpisahan, bukan untuk memaksakan pertemuan.
Selama masih terikat pada definisi, berarti rindumu tak cukup dahsyat.
- adimasnuel
Kembali berlumpur
bimbang membayang membawa senja tak berpamitan
rasaku kini meluntur
aku kembali berlumpur kenangan dan kamu
lumpur ke abu-abuan arti kekacauan
lumpur meracuni air mataku
bau tak enak kian menusuk waktuku
berat memang berjalan dilumpur
bukan tak sanggup melangkah kedepan
bukan juga tak mau mundur kebelakang
kau tau lah, lumpur ini lekat mengikat
sungguh berat aku berbisik, aku tak mampu
- galinawy
rasaku kini meluntur
aku kembali berlumpur kenangan dan kamu
lumpur ke abu-abuan arti kekacauan
lumpur meracuni air mataku
bau tak enak kian menusuk waktuku
berat memang berjalan dilumpur
bukan tak sanggup melangkah kedepan
bukan juga tak mau mundur kebelakang
kau tau lah, lumpur ini lekat mengikat
sungguh berat aku berbisik, aku tak mampu
- galinawy
Minggu, 20 Juli 2014
Aku suka menulis
Aku suka menulis
Aku suka menari-narikan jemari ku bergelantungan bahagia bersama kesunyian
Lesung pipit ku mengkar, ia tau dihadapan ada kertas kosong dan tinta semua warna
Aku suka menulis
Merangkai kata yang berterbangan di depan mata
Menyusun kisah kan menjadi sabda pengingat jiwa
Aku suka menulis
Aku tak perlu terlalu menghafalkan lafal dustaan supaya aku tak malu
Aku bebas menyuratkan bahagia, sedih, kesalku pada dunia
Aku suka menulis
Sebab hasil kan mengatakan bahwa ini lah bahasa hati yang terungkap
Juga pembuktian, aku dan kata hati bermain berderu biru
Aku suka menari-narikan jemari ku bergelantungan bahagia bersama kesunyian
Lesung pipit ku mengkar, ia tau dihadapan ada kertas kosong dan tinta semua warna
Aku suka menulis
Merangkai kata yang berterbangan di depan mata
Menyusun kisah kan menjadi sabda pengingat jiwa
Aku suka menulis
Aku tak perlu terlalu menghafalkan lafal dustaan supaya aku tak malu
Aku bebas menyuratkan bahagia, sedih, kesalku pada dunia
Aku suka menulis
Sebab hasil kan mengatakan bahwa ini lah bahasa hati yang terungkap
Juga pembuktian, aku dan kata hati bermain berderu biru
Langganan:
Postingan (Atom)